pramusim real madrid tak terkalahkan

Real Madrid memberikan peringatan serius jelang dimulainya musim 2026/2027. Los Blancos menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Schalke 04 di VELTINS-Arena, Minggu (16/8/2026).

Hasil tersebut membuat Real Madrid mengakhiri pramusim dengan catatan impresif tanpa kekalahan. Kemenangan atas Schalke sekaligus menjadi modal penting bagi skuad asuhan José Mourinho sebelum memasuki persaingan resmi musim baru.

Yang semakin menarik, Madrid tidak sekadar menang. Mereka mampu mencetak tiga gol tanpa kebobolan. Kylian Mbappé, Dean Huijsen, dan Carlos Espí menjadi nama-nama yang masuk papan skor dalam pertandingan tersebut.

Mbappé Langsung Tancap Gas

Kylian Mbappé langsung menunjukkan kualitasnya ketika dipercaya tampil dalam laga pramusim kontra Schalke.

Penyerang asal Prancis tersebut hanya membutuhkan sekitar enam menit untuk membuka keunggulan Real Madrid. Gol cepat itu lahir setelah Madrid mampu memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Schalke.

Gol tersebut menjadi sinyal positif bagi Mourinho. Mbappé terlihat sudah berada dalam kondisi fisik yang cukup baik dan mampu memberikan ancaman sejak menit-menit awal.

Bagi Real Madrid, kehadiran Mbappé dalam kondisi siap tempur jelas menjadi kabar buruk bagi calon lawan mereka. Apalagi musim baru akan segera dimulai.

Huijsen dan Espí Ikut Menambah Pesta

Keunggulan Madrid kemudian bertambah pada menit ke-20.

Dean Huijsen berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan setelah menerima situasi bola mati yang dimanfaatkan dengan baik oleh Madrid. Arda Güler menjadi salah satu pemain yang berperan dalam terciptanya gol tersebut.

Madrid pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Los Blancos tidak mengendurkan tekanan. Carlos Espí kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-57 untuk memastikan kemenangan Madrid dengan skor 3-0.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang.

Pramusim Real Madrid Berakhir Tanpa Kekalahan

Kemenangan atas Schalke membuat Real Madrid menutup persiapan musim baru dengan catatan positif.

Dalam rangkaian laga pramusim yang dilaporkan, Madrid meraih kemenangan atas Leganés, Ferencváros, Deportivo La Coruña, dan Schalke, serta bermain imbang melawan Fiorentina. Secara keseluruhan, mereka tidak terkalahkan dalam enam pertandingan tersebut.

Catatan ini tentu memberikan suntikan kepercayaan diri bagi skuad Mourinho.

Menariknya, Madrid juga mulai memperlihatkan kedalaman skuad. Sejumlah pemain baru dan pemain muda mendapat kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya. Pada laga melawan Schalke, beberapa pemain seperti Ibrahima Konaté, Marc Cucurella, dan Yan Diomande juga mendapat sorotan setelah menjalani debut atau penampilan penting mereka bersama Madrid.

Mourinho Mulai Menemukan Formula Madrid

Kembalinya José Mourinho ke kursi pelatih Real Madrid tentu membuat perhatian tertuju pada bagaimana sang pelatih membangun kembali Los Blancos.

Pramusim menjadi kesempatan bagi Mourinho untuk bereksperimen dengan komposisi pemain dan sistem permainan. Dalam beberapa pertandingan, ia mencoba variasi taktik, termasuk penggunaan lini tengah yang lebih fleksibel serta perubahan struktur pertahanan.

Mourinho sendiri menilai timnya terus mengalami perkembangan. Ia juga menyoroti kualitas serta mentalitas para pemain yang dinilainya semakin menyatu menjelang kompetisi resmi.

Artinya, kemenangan atas Schalke bukan hanya soal skor 3-0. Madrid mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa proyek baru Mourinho perlahan menemukan bentuknya.

Sinyal Bahaya untuk Rival Real Madrid

Memang, hasil pramusim tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk memprediksi perjalanan satu musim penuh.

Namun, performa Madrid tetap layak diperhitungkan.

Mereka memiliki lini depan dengan Mbappé sebagai salah satu ancaman utama, pemain-pemain kreatif seperti Arda Güler dan Vinícius Júnior, serta tambahan kekuatan di sejumlah posisi. Di lini belakang, kedatangan pemain seperti Huijsen dan Konaté juga memberikan Mourinho lebih banyak pilihan.

Jika chemistry skuad terus meningkat, Real Madrid berpotensi menjadi salah satu tim yang sangat sulit dihentikan musim ini.

Kemenangan 3-0 atas Schalke menjadi pesan awal: Los Blancos datang ke musim baru dengan kepercayaan diri tinggi.

Tantangan Sebenarnya Baru Dimulai

Meski berhasil menutup pramusim tanpa kekalahan, pekerjaan Mourinho belum selesai.

Pertandingan resmi akan menghadirkan tekanan yang jauh lebih besar. Real Madrid harus mampu mempertahankan konsistensi ketika menghadapi lawan yang bermain dengan intensitas tinggi dan memiliki target yang sama: menghentikan Los Blancos.

Dengan pramusim yang berakhir sempurna dari sisi hasil, Madrid kini tinggal menunggu pertandingan resmi pertama mereka.

Jika performa melawan Schalke bisa menjadi gambaran awal, para rival LaLiga sepertinya memang harus mulai waspada.

Real Madrid sudah mengirim sinyal. Musim baru bahkan belum benar-benar dimulai, tetapi Los Blancos sudah terlihat siap untuk kembali berburu trofi.

lensabola
Agustus 17, 2026
Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *