
Brentford vs Tottenham berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tuan rumah pada laga pembuka Premier League 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Sabtu (22/8/2026). Tottenham Hotspur yang datang dengan wajah baru justru tampil mengecewakan dan harus mengawali musim dengan kekalahan.
Tiga gol Brentford dicetak oleh Keane Lewis-Potter pada menit ke-12, Vitaly Janelt menit ke-33, dan Michael Kayode menit ke-49. Brentford bahkan memiliki kesempatan memperbesar keunggulan setelah mendapat penalti, tetapi eksekusi Igor Thiago membentur tiang gawang.
Brentford Langsung Menekan Sejak Awal
Brentford menunjukkan intensitas tinggi sejak pertandingan dimulai. Permainan agresif tuan rumah membuat Tottenham kesulitan membangun serangan dan keluar dari tekanan.
Gol pertama lahir pada menit ke-12. Mamadou Sangaré menjadi aktor penting dalam proses gol setelah melakukan kombinasi di sisi kotak penalti sebelum memberikan umpan tarik yang diselesaikan Lewis-Potter.
Tottenham sebenarnya memiliki sejumlah pemain baru setelah melakukan perombakan besar pada musim panas. Namun, komposisi baru tersebut belum menunjukkan koordinasi yang baik.
Situasi itu terlihat jelas pada lini belakang Spurs. Beberapa pemain baru harus langsung bermain bersama dalam pertandingan kompetitif pertama mereka, sehingga organisasi pertahanan Tottenham tampak belum solid.
Janelt Menggandakan Keunggulan Brentford
Tekanan Brentford kembali menghasilkan gol pada menit ke-33.
Mathias Jensen melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih mampu ditepis kiper Tottenham Antonín Kinský. Namun, bola muntah langsung disambar Vitaly Janelt untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Tottenham semakin kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan hingga babak pertama berakhir, Spurs gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran.
Kondisi tersebut menjadi gambaran buruknya efektivitas Tottenham sepanjang 45 menit pertama. Brentford justru mampu memanfaatkan setiap celah yang muncul di pertahanan tim tamu.
Kayode Membuat Tottenham Semakin Terpuruk
Memasuki babak kedua, Roberto De Zerbi mencoba mengubah situasi dengan memasukkan Mateus Fernandes.
Namun, perubahan tersebut belum memberikan dampak signifikan. Brentford justru mampu mencetak gol ketiga hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai.
Pada menit ke-49, Nathan Collins memenangkan duel udara dari situasi sepak pojok. Bola kemudian jatuh dan sempat disambar Sangaré sebelum ditepis Kinský. Michael Kayode berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola muntah dan membuat Brentford unggul 3-0.
Keunggulan tiga gol membuat Brentford semakin nyaman mengontrol pertandingan.
Tottenham Berpeluang Kebobolan Lebih Banyak
Masalah Tottenham semakin lengkap ketika Brentford mendapatkan hadiah penalti setelah Rodrigo Bentancur menjatuhkan Kevin Schade di dalam kotak terlarang.
Igor Thiago yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang tersebut. Tendangannya hanya mengenai tiang gawang.
Jika penalti itu masuk, Brentford berpeluang menutup laga dengan kemenangan yang lebih besar.
Tottenham sendiri hanya memiliki sedikit peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Mikey Moore menjadi salah satu pemain Spurs yang sempat memberikan ancaman, tetapi dua percobaannya masih mampu dihentikan kiper Brentford, Caoimhín Kelleher.
Debut Buruk Proyek Baru Roberto De Zerbi
Kekalahan 0-3 tersebut menjadi awal yang sangat buruk bagi Roberto De Zerbi di Premier League bersama Tottenham.
Spurs memasuki musim baru dengan investasi besar di bursa transfer. Reuters melaporkan Tottenham telah mengeluarkan lebih dari £300 juta dalam upaya membangun kembali skuad setelah dua musim terakhir yang berakhir di posisi ke-17.
Beberapa pemain anyar seperti Sandro Tonali, Andy Robertson, Jan Paul van Hecke, Marcos Senesi, dan Mateus Fernandes langsung mendapat sorotan. Namun, kombinasi pemain lama dan pemain baru belum terlihat padu ketika menghadapi Brentford.
De Zerbi juga menilai kondisi fisik dan proses integrasi pemain menjadi persoalan yang harus segera diperbaiki Tottenham.
Brentford Tunjukkan Efektivitas dan Kekompakan
Di sisi lain, Brentford menunjukkan bahwa organisasi tim dapat menjadi pembeda dalam pertandingan.
Skuad asuhan Keith Andrews terlihat lebih siap secara kolektif. Pemain baru Mamadou Sangaré juga langsung memberikan kontribusi penting dengan terlibat dalam proses gol pertama dan kedua Brentford.
Brentford pada akhirnya tidak hanya menang karena mampu mencetak tiga gol, tetapi juga karena mampu memanfaatkan kelemahan Tottenham secara konsisten.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Brentford untuk menjalani musim baru, sementara Tottenham harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Awal Musim yang Harus Segera Dilupakan Tottenham
Kekalahan dari Brentford memang baru terjadi pada pekan pertama dan masih tersisa 37 pertandingan Premier League. Namun, skor 0-3 memberikan sinyal bahwa Tottenham masih memiliki pekerjaan besar untuk membangun chemistry dan konsistensi permainan.
Spurs harus memperbaiki organisasi pertahanan, meningkatkan kreativitas di lini tengah, sekaligus membuat para pemain baru lebih cepat beradaptasi dengan sistem De Zerbi.
Sementara itu, Brentford dapat menikmati kemenangan besar pada laga pembuka. Mereka bukan hanya mendapatkan tiga poin, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka mampu memanfaatkan kelemahan lawan secara maksimal.
Bagi Tottenham, perjalanan menuju kebangkitan harus dimulai secepat mungkin. Kekalahan Brentford vs Tottenham 3-0 menjadi peringatan awal bahwa investasi besar di bursa transfer belum otomatis menghasilkan performa besar di lapangan.






