
SURABAYA — Final Soekarno Cup 2026 berlangsung meriah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026). Pertandingan puncak mempertemukan Banteng Jawa Barat dengan Banteng Bali dalam perebutan gelar juara.
Suasana final semakin mendapat perhatian setelah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hadir langsung di Stadion GBT. Megawati datang bersama putranya, M. Prananda Prabowo, yang juga merupakan salah satu penggagas Soekarno Cup.
Kehadiran Megawati disambut jajaran PDI Perjuangan dan para penonton yang telah memenuhi area stadion. Megawati tiba menjelang pertandingan dimulai dan kemudian menyaksikan langsung duel dua tim yang berhasil mencapai partai puncak.
Final ini menjadi puncak rangkaian Soekarno Cup 2026 yang telah berlangsung sejak 10 Agustus. Banteng Jawa Barat memastikan tempat di final setelah menyingkirkan Banteng Papua dengan kemenangan 2-1 pada babak semifinal, sementara Banteng Bali melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Banteng Jawa Timur.
Antusiasme Penonton Tinggi
Pertandingan final juga mendapat sambutan besar dari masyarakat. Panitia mencatat lebih dari 15.800 orang telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan tiket gratis pertandingan. Jumlah tersebut menjadi gambaran tingginya antusiasme masyarakat Surabaya terhadap sepak bola dan gelaran Soekarno Cup.
Duel Banteng Jabar kontra Banteng Bali pun menjadi pertandingan yang dinantikan. Kedua tim membawa ambisi berbeda untuk menutup perjalanan mereka di turnamen dengan gelar juara.
Di sisi lain, penyelenggara menjadikan laga final bukan hanya sebagai ajang perebutan trofi. Soekarno Cup juga diarahkan sebagai wadah pembinaan pemain muda sekaligus sarana menanamkan nilai sportivitas, persaudaraan, keberanian, dan semangat kebangsaan melalui sepak bola.
GBT Jadi Panggung Final
Pemilihan Surabaya sebagai lokasi final memiliki makna tersendiri. Stadion Gelora Bung Tomo membawa nama salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan Indonesia, sementara Surabaya juga memiliki kaitan erat dengan sejarah Bung Karno.
Karena itu, final Soekarno Cup 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan Banteng Jabar dan Banteng Bali di lapangan. Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghubungkan sepak bola usia muda dengan nilai sejarah dan semangat perjuangan yang menjadi identitas turnamen.
Kehadiran Megawati di tribun semakin menambah perhatian terhadap partai puncak. Di tengah sorotan penonton dan atmosfer pertandingan, Banteng Jawa Barat dan Banteng Bali akhirnya memiliki kesempatan menentukan siapa yang berhak membawa pulang gelar juara Soekarno Cup 2026.
Final tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi Soekarno Cup 2026 dan panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan ribuan penonton.






