omar marmoush tinggalkan man city ke tottenham

JAKARTA — Petualangan Omar Marmoush bersama Manchester City segera berakhir. Penyerang asal Mesir tersebut dipastikan meninggalkan Etihad Stadium dan bersiap membuka lembaran baru bersama Tottenham Hotspur pada musim 2026/2027.

Kepindahan Marmoush menjadi salah satu cerita menarik menjelang penutupan bursa transfer musim panas Liga Inggris. Tottenham dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Manchester City untuk mendatangkan pemain berusia 27 tahun itu dengan skema pinjaman yang disertai kewajiban membeli.

Nilai kesepakatan tersebut disebut dapat mencapai £60 juta, dengan laporan mengenai struktur biaya yang terdiri dari nilai dasar dan tambahan berdasarkan sejumlah ketentuan dalam kesepakatan.

Marmoush Tak Mendapat Peran Utama di Man City

Keputusan Manchester City melepas Marmoush tidak terlepas dari persaingan ketat di lini depan.

Marmoush bergabung dengan City dari Eintracht Frankfurt pada Januari 2025 setelah tampil sangat produktif di Jerman. Namun, setelah berada di Inggris, ia belum mampu mendapatkan tempat reguler sebagai pilihan utama.

Pada musim sebelumnya, Marmoush hanya delapan kali menjadi starter di Premier League. Secara keseluruhan, ia mencatat delapan gol dari 36 penampilan di seluruh kompetisi.

Situasi tersebut membuat masa depannya di Manchester semakin tidak pasti. Tottenham kemudian datang dengan tawaran yang memberikan peluang bagi Marmoush untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, pada Kamis (27/8/2026) juga mengonfirmasi bahwa Marmoush akan meninggalkan klub. Maresca menyebut pembicaraan mengenai kepindahan sang penyerang ke Tottenham masih berlangsung.

Dari Manchester ke London Utara

Tottenham melihat Marmoush sebagai tambahan penting untuk memperkuat sektor serangan.

Di bawah Roberto De Zerbi, Spurs sedang melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad mereka. Marmoush pun diproyeksikan memberikan opsi tambahan di lini depan berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi.

Kedatangannya juga membuat Tottenham kembali mengambil pemain Manchester City pada bursa transfer yang sama. Sebelumnya, Spurs telah mendapatkan Sávio dari klub tersebut.

Marmoush dan Sávio sama-sama diharapkan bisa memberikan dimensi berbeda pada permainan Tottenham, terutama dalam transisi menyerang dan permainan dari sisi lapangan.

Ironi Setelah Tampil Gemilang di Pramusim

Yang membuat kepindahan Marmoush semakin menarik adalah waktunya.

Beberapa pekan sebelum kabar transfer menguat, Marmoush sempat menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk menjadi ancaman serius. Ia mencetak dua gol ketika Manchester City mengalahkan Atletico Madrid 3-1 dalam pertandingan pramusim di Seoul.

Namun, performa tersebut tidak mengubah arah masa depannya. Marmoush tetap masuk dalam rencana kepergian City dan kini semakin dekat dengan Tottenham.

Perjalanan singkat Marmoush di Manchester pun menjadi contoh bagaimana persaingan di klub sebesar City dapat membuat pemain berkualitas kesulitan memperoleh posisi utama.

Tottenham Jadi Kesempatan Kedua Marmoush

Bagi Marmoush, kepindahan ke Tottenham bukan sekadar pergantian klub.

Ini merupakan kesempatan untuk kembali mendapatkan peran penting setelah kesulitan menembus persaingan di Manchester City.

Tottenham sendiri membutuhkan tambahan tenaga di lini depan setelah menjalani beberapa musim yang kurang memuaskan di Premier League. Marmoush diharapkan mampu membawa kecepatan, mobilitas, serta kemampuan mencetak gol yang sebelumnya membuatnya menarik perhatian klub-klub besar Eropa.

Jika mampu beradaptasi cepat dengan sistem De Zerbi, Marmoush berpeluang menjadi salah satu pemain penting Spurs musim ini.

Tantangan Baru Menanti

Kepindahan ke Tottenham tentu tidak otomatis menjamin Marmoush akan menjadi pemain utama.

Ia tetap harus membuktikan diri di tengah persaingan internal dan tuntutan tinggi dari klub London tersebut. Namun, situasinya berpotensi berbeda dibandingkan saat berada di Manchester City.

Di City, Marmoush harus bersaing untuk mendapatkan menit bermain di skuad yang memiliki banyak pilihan berkualitas. Di Tottenham, peluang untuk memperoleh peran lebih besar menjadi salah satu daya tarik utama dari kepindahan tersebut.

Bagi pemain Mesir itu, panggung baru di London Utara bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kegagalannya menjadi pemain reguler di Manchester City bukan berarti kariernya di level tertinggi Premier League telah berakhir.

Kini, Tottenham menjadi babak berikutnya dalam perjalanan Marmoush.

Dan jika transfer ini berjalan sesuai rencana, musim 2026/2027 akan menjadi kesempatan bagi sang bintang Mesir untuk menjawab satu pertanyaan besar: mampukah ia berubah dari pemain pelapis Manchester City menjadi mesin gol utama Tottenham?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *