
JAKARTA – Liverpool gagal meraih kemenangan perdana di kandang pada Premier League 2026/2027 setelah ditahan Nottingham Forest 2-2 di Anfield, Sabtu (29/8/2026). Víctor Munoz tampil sebagai pahlawan The Reds lewat gol spektakuler pada menit ke-82.
Liverpool harus kembali puas dengan satu poin. Setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 di markas Newcastle United pada pekan pertama, The Reds kembali kehilangan kemenangan setelah Forest dua kali mampu unggul di Anfield.
Nottingham Forest membuka keunggulan melalui Dan Ndoye pada menit ke-24. Liverpool sempat mencetak gol melalui Florian Wirtz, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.
Alexander Isak kemudian membawa Liverpool menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama.
Forest kembali memimpin melalui Morgan Gibbs-White dari titik penalti pada menit ke-70 setelah Alisson Becker dinilai melakukan pelanggaran terhadap Neco Williams di kotak penalti.
Saat Liverpool berada dalam tekanan untuk kembali mengejar ketertinggalan, Víctor Munoz muncul sebagai penyelamat.
Víctor Munoz Cetak Gol Spektakuler
Munoz yang mendapatkan kesempatan menjadi starter dalam laga ini mencetak gol penting pada menit ke-82.
Berawal dari umpan Florian Wirtz, Munoz menerima bola di sisi kanan sebelum melakukan putaran dan melepaskan tembakan keras. Bola meluncur ke arah pojok atas gawang Matz Sels setelah membentur bagian bawah mistar.
Gol tersebut membuat Anfield kembali bergemuruh sekaligus mengubah skor menjadi 2-2.
Gol Munoz juga menjadi momen spesial bagi pemain tersebut karena merupakan gol pertamanya untuk Liverpool. Laporan pertandingan menyebut penyelesaian Munoz sebagai salah satu momen paling spektakuler dalam pertandingan.
Liverpool Dua Kali Bangkit dari Ketertinggalan
Pertandingan berjalan penuh drama sejak babak pertama.
Forest lebih efektif memanfaatkan celah pertahanan Liverpool. Dan Ndoye membawa tim tamu unggul pada menit ke-24 dan membuat Liverpool harus bekerja keras mengejar ketertinggalan.
Liverpool sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui Wirtz pada menit ke-32. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena posisi offside.
Forest bahkan nyaris menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Alisson melakukan penyelamatan penting dengan menggagalkan peluang keras Jesus yang mengarah ke gawang dan kemudian membentur mistar.
Liverpool akhirnya mendapatkan gol penyama pada menit ke-60.
Cody Gakpo memainkan peran penting dalam proses gol tersebut sebelum Alexander Isak menyelesaikan peluang untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, kesalahan dan situasi transisi kembali menghukum Liverpool.
Forest mendapatkan penalti setelah Alisson menjatuhkan Neco Williams. Gibbs-White menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat Forest kembali memimpin 2-1.
Ketika kemenangan Forest mulai terlihat, Munoz membuyarkan harapan tim tamu lewat golnya pada menit ke-82.
Debut Penuh Munoz Berakhir Manis
Pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi Munoz karena ia dipercaya masuk starting XI Liverpool.
Sebelum pertandingan, sejumlah laporan memang sudah menyoroti keputusan pelatih Andoni Iraola untuk memberikan kesempatan kepada Munoz sebagai starter. Ia menggantikan Rio Ngumoha dalam susunan pemain Liverpool.
Keputusan tersebut akhirnya terbayar.
Munoz tidak hanya tampil aktif dalam pertandingan, tetapi juga mencetak gol yang menyelamatkan Liverpool dari kekalahan di Anfield.
Premier League sendiri telah mencatat Víctor Munoz sebagai pemain Liverpool pada musim 2026/2027.
Liverpool Kembali Kehilangan Poin
Hasil imbang ini membuat Liverpool kembali gagal meraih kemenangan pada awal musim Premier League 2026/2027.
The Reds sebelumnya juga bermain 2-2 ketika bertandang ke markas Newcastle United pada pekan pertama. Dalam laga tersebut, Liverpool bahkan harus menunggu penalti pada menit-menit akhir untuk membawa pulang satu poin.
Artinya, Liverpool kini mengawali musim dengan dua hasil imbang beruntun.
Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Iraola. Liverpool masih menunjukkan kemampuan untuk menciptakan peluang dan bangkit dari situasi sulit, tetapi masalah pertahanan kembali menjadi perhatian.
Sebelum pertandingan, kapten Liverpool Virgil van Dijk juga menekankan pentingnya peningkatan performa dan konsistensi setelah hasil imbang melawan Newcastle. Ia mengakui bahwa tim masih membutuhkan waktu untuk menerapkan ide-ide baru di bawah pelatih baru.
Nottingham Forest Hampir Pulang dengan Tiga Poin
Bagi Nottingham Forest, satu poin di Anfield tetap menjadi hasil penting.
Forest menunjukkan keberanian untuk bermain agresif dan dua kali mampu membuat Liverpool berada dalam posisi tertinggal.
Morgan Gibbs-White kembali menjadi pemain penting bagi Forest ketika menghadapi Liverpool. Ia mencetak gol melalui penalti sekaligus melanjutkan kontribusinya dalam pertemuan Forest dengan The Reds di Anfield. Sebelum pertandingan, Liverpool mencatat bahwa Gibbs-White terlibat langsung dalam tiga dari enam gol terakhir Forest di Premier League di Anfield.
Forest bahkan hampir membawa pulang kemenangan sebelum Munoz mencetak gol penyama.
Tribute untuk Kevin Keegan Warnai Laga
Pertandingan di Anfield juga memiliki nuansa emosional karena kedua tim memberikan penghormatan kepada legenda Liverpool, Kevin Keegan, yang baru saja meninggal dunia.
Sebelum pertandingan, terdapat periode penghormatan dan mosaik di tribun Kop untuk mengenang sosok yang pernah menjadi pemain sekaligus manajer Liverpool tersebut.
Virgil van Dijk sebelumnya menyampaikan bahwa penghormatan tersebut menjadi bagian penting dari laga di Anfield.
Hasil Liverpool vs Nottingham Forest
Liverpool 2-2 Nottingham Forest
Pencetak gol:
- Dan Ndoye 24′ — Nottingham Forest
- Alexander Isak 60′ — Liverpool
- Morgan Gibbs-White 70′ (pen.) — Nottingham Forest
- Víctor Munoz 82′ — Liverpool
Dengan hasil ini, Liverpool kembali harus puas berbagi angka. Sementara bagi Munoz, golnya ke gawang Forest bisa menjadi awal penting dalam perjalanan kariernya bersama The Reds.
Liverpool memang belum terkalahkan dalam dua laga awal, tetapi dua hasil imbang beruntun membuat tekanan untuk segera meraih kemenangan semakin besar.
The Reds selanjutnya harus menunjukkan bahwa kebangkitan di Anfield bukan sekadar momen sesaat, melainkan awal dari konsistensi yang diharapkan dari tim besutan Iraola.






