Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina. Namun, keputusan tersebut bukan berarti sang megabintang pensiun sepenuhnya dari dunia sepak bola.

Lionel Messi akhirnya mengambil keputusan besar setelah lebih dari dua dekade membela tim nasional Argentina. Pemain berusia 39 tahun itu mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari sepak bola internasional melalui sebuah pernyataan di media sosial.

Keputusan tersebut menjadi salah satu berita terbesar dalam dunia sepak bola saat ini. Messi meninggalkan timnas Argentina setelah melewati perjalanan panjang yang diwarnai kegagalan, kritik, hingga akhirnya meraih sejumlah trofi bergengsi bersama negaranya.

Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi: Messi tidak mengumumkan pensiun dari sepak bola secara keseluruhan.

Ia hanya mengakhiri kariernya bersama tim nasional Argentina. Karier klubnya masih menjadi cerita yang berlanjut bersama Inter Miami.

Messi Memilih Mengakhiri Karier Internasional

Pengumuman Messi datang melalui sebuah tulisan yang ia unggah di Instagram. Dalam pernyataannya, Messi mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan sesuatu yang menyakitkan, tetapi telah dipikirkannya secara matang.

FIFA melaporkan bahwa Messi sebenarnya telah menulis pesan perpisahan tersebut pada 21 Juli, dua hari setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Messi kemudian mempublikasikan keputusan tersebut pada akhir Agustus.

Dengan keputusan ini, berakhirlah perjalanan Messi bersama Argentina yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun.

Ia menjalani debut bersama tim senior Argentina pada 2005 dan kemudian menjadi pemain paling penting dalam sejarah modern Albiceleste.

Dari Masa Sulit hingga Menjadi Juara

Perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu berjalan mulus.

Pada tahun-tahun awal karier internasionalnya, Messi beberapa kali gagal membawa Argentina meraih gelar utama. Kekalahan di sejumlah final bahkan membuatnya sempat berada di bawah tekanan besar dari publik Argentina.

Situasi tersebut berubah secara dramatis pada periode berikutnya.

Messi akhirnya membantu Argentina memenangkan Copa América 2021, kemudian meraih Piala Dunia 2022 di Qatar. Argentina juga berhasil kembali mencapai final Piala Dunia 2026 sebelum akhirnya kalah dari Spanyol dengan skor 0-1.

Piala Dunia 2022 menjadi salah satu puncak terbesar dalam karier Messi. Trofi tersebut melengkapi perjalanan panjangnya bersama Argentina dan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.

Messi Tidak Pensiun dari Sepak Bola

Inilah bagian yang paling penting dari keputusan Messi.

Pensiun dari timnas Argentina tidak sama dengan pensiun dari sepak bola.

Messi masih bermain untuk Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Bahkan, hanya beberapa hari sebelum pengumuman pensiunnya dari Argentina, Messi menunjukkan bahwa kemampuan mencetak golnya belum hilang.

Dalam pertandingan melawan CF Montréal, Messi mencetak empat gol dan satu assist ketika Inter Miami menang telak 7-1. Itu merupakan penampilan empat gol pertamanya di MLS.

Dengan kata lain, keputusan Messi saat ini lebih tepat dipahami sebagai akhir karier internasional, bukan akhir karier profesionalnya.

Apa yang Akan Dilakukan Messi Selanjutnya?

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kelanjutan karier Messi setelah meninggalkan tim nasional.

Untuk sementara, perhatian akan tertuju kepada Inter Miami.

Messi masih menjadi bagian penting dari proyek klub tersebut dan baru saja menunjukkan performa luar biasa di MLS. Empat gol dan satu assist dalam satu pertandingan menjadi bukti bahwa Messi masih mampu memberikan pengaruh besar di level klub.

Keputusan untuk meninggalkan timnas juga dapat membuat Messi memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada karier klub dan kehidupan di luar sepak bola internasional.

Tidak adanya lagi agenda pertandingan internasional bersama Argentina berarti beban perjalanan dan jadwal Messi dapat berkurang.

Argentina Harus Memulai Era Baru

Bagi Argentina, pensiunnya Messi dari tim nasional berarti dimulainya sebuah era baru.

Selama bertahun-tahun, Messi bukan hanya kapten, tetapi juga pusat permainan dan simbol utama generasi emas Argentina.

Kini, pelatih dan pemain Argentina harus mulai membangun tim yang tidak lagi bergantung pada kehadiran pemain bernomor 10 tersebut.

Tantangannya tentu tidak mudah.

Messi meninggalkan timnas setelah menciptakan warisan yang sangat besar. Ia bukan sekadar pemain yang mencetak gol, tetapi sosok yang menjadi wajah Argentina di panggung sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.

Warisan Messi Bersama Argentina

Pensiunnya Messi membuat publik kembali melihat perjalanan panjangnya bersama Argentina secara keseluruhan.

Dari pemain muda yang mendapat kritik karena gagal membawa Argentina meraih trofi, Messi berkembang menjadi kapten yang membawa negaranya meraih gelar-gelar terbesar.

Ia meninggalkan tim nasional dengan status sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Argentina.

Bagi banyak penggemar, akhir perjalanan Messi bersama Argentina bukan hanya tentang seorang pemain yang meninggalkan tim nasional.

Ini adalah berakhirnya sebuah era.

Messi Pergi dari Argentina, tetapi Belum Pergi dari Sepak Bola

Keputusan Messi memang menandai akhir sebuah bab besar dalam kariernya.

Namun, cerita Lionel Messi sebagai pesepak bola belum selesai.

Ia masih memiliki perjalanan bersama Inter Miami dan masih menunjukkan performa yang mampu membuat dunia sepak bola kembali membicarakannya. Empat gol dan satu assist dalam kemenangan 7-1 atas Montréal menjadi salah satu bukti terbarunya.

Karena itu, ketika berita “Messi pensiun” muncul, ada satu hal yang harus dipahami dengan jelas: Messi pensiun dari tim nasional Argentina, bukan dari sepak bola.

Untuk Argentina, era Messi telah berakhir.

Tetapi untuk dunia sepak bola, masih ada kemungkinan beberapa bab terakhir dari karier sang legenda belum selesai ditulis.

lensabola
September 1, 2026
Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *