Kejutan terjadi pada pekan keenam Saudi Pro League 2026/2027. Al Hilal harus menelan kekalahan 0-2 saat menjamu NEOM di Kingdom Arena, Senin (7/9/2026). Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rentetan panjang tanpa kekalahan Al Hilal di kompetisi domestik.

Dua gol NEOM tercipta pada babak pertama. Kalidou Koulibaly membuka keunggulan tim tamu melalui gol bunuh diri pada menit ke-15, sebelum Amadou Koné menggandakan keunggulan tepat sebelum turun minum.

Kekalahan ini terasa semakin mengejutkan karena Al Hilal datang dengan catatan sempurna setelah memenangkan lima pertandingan awal Saudi Pro League musim ini. Sebelum laga melawan NEOM, skuad asuhan Simone Inzaghi mengoleksi 15 poin dari lima pertandingan.

Dua Gol di Babak Pertama Jadi Pembeda

Al Hilal sebenarnya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak mampu diterjemahkan menjadi gol.

NEOM justru berhasil memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan. Pada menit ke-15, Koulibaly secara tidak sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri sehingga NEOM unggul 1-0.

Al Hilal kemudian mencoba meningkatkan tekanan. Gabriel Martinelli, Ollie Watkins, Crysencio Summerville, hingga Sergej Milinkovic-Savic menjadi bagian dari lini serang yang diharapkan mampu membongkar pertahanan NEOM.

Namun, hingga penghujung babak pertama, Al Hilal kembali kebobolan. Amadou Koné mencetak gol pada menit ke-45 dan membawa NEOM masuk ruang ganti dengan keunggulan 2-0.

Al Hilal Gagal Bangkit di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Simone Inzaghi melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya gedor timnya. Al Hilal terus menguasai pertandingan dan mencatat 63 persen penguasaan bola serta 15 tembakan sepanjang laga.

Akan tetapi, pertahanan NEOM tampil disiplin. Dari 15 percobaan Al Hilal, hanya lima yang mengarah ke sasaran, sementara tim tamu mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.

Martinelli dan Watkins yang tampil sejak menit awal juga belum mampu memberikan perbedaan yang dibutuhkan Al Hilal. Martinelli akhirnya ditarik keluar pada menit ke-84.

Rekor 47 Laga Tanpa Kekalahan Terhenti

Kekalahan dari NEOM bukan sekadar kehilangan tiga poin. Hasil ini juga menghentikan rekor 47 pertandingan tanpa kekalahan Al Hilal di Saudi Pro League.

Menurut laporan ESPN, Al Hilal terakhir kali kalah di kompetisi liga sebelum rentetan tersebut dimulai pada April 2025 ketika mereka ditaklukkan Al-Nassr. Kekalahan 0-2 dari NEOM akhirnya menjadi titik akhir rekor panjang tersebut.

Al Hilal juga belum pernah mengalami kekalahan di kompetisi resmi sejak Juli 2025, ketika mereka kalah dari Fluminense di Piala Dunia Antarklub.

Simone Inzaghi Akui Al Hilal Tidak Tampil Maksimal

Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, mengakui bahwa timnya tidak bermain pada level yang diharapkan terutama pada babak pertama.

Menurut Inzaghi, dua gol yang bersarang di gawang Al Hilal berasal dari situasi bola mati dan gol bunuh diri. Ia menilai timnya perlu memperbaiki sejumlah kesalahan, khususnya dalam menghadapi situasi bola mati.

Kekalahan tersebut juga menjadi yang pertama bagi Inzaghi sejak mengambil alih kursi pelatih Al Hilal. Sang pelatih menyebut hasil tersebut mengecewakan, terutama karena tim gagal memberikan hasil positif kepada para pendukungnya.

Al Hilal Masih di Puncak Klasemen

Meski kehilangan rekor sempurnanya, Al Hilal masih berada di posisi teratas klasemen sementara dengan koleksi 15 poin dari enam pertandingan. NEOM naik ke posisi keempat dengan 12 poin.

Al Hilal kini harus segera bangkit. Pada pertandingan berikutnya, mereka akan menghadapi Al-Taawoun pada Sabtu, 12 September 2026, dalam lanjutan pekan ketujuh Saudi Pro League.

Kekalahan dari NEOM menjadi peringatan penting bagi Simone Inzaghi. Dengan skuad bertabur pemain seperti Gabriel Martinelli, Ollie Watkins, Ruben Neves dan Sergej Milinkovic-Savic, Al Hilal dituntut segera kembali ke jalur kemenangan jika ingin mempertahankan ambisinya menjadi kekuatan utama sepak bola Arab Saudi.

lensabola
September 8, 2026
Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *