
Ghana dan Carlos Queiroz sepakat mengakhiri kerja sama kepelatihan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Keputusan tersebut diambil melalui kesepakatan bersama setelah Ghana mengawali Kualifikasi Piala Afrika atau AFCON 2027 dengan dua kekalahan.
Ghana sebelumnya kalah 0-2 dari Pantai Gading, kemudian takluk 2-4 ketika menghadapi Gambia. Dua hasil itu membuat Ghana belum mengoleksi poin dari dua pertandingan pembuka di grup kualifikasi.
Asosiasi Sepak Bola Ghana atau GFA menyampaikan bahwa rincian pengaturan teknis berikutnya serta proses pencarian pelatih baru akan diumumkan pada waktunya. Hingga keputusan perpisahan tersebut dibuat, belum ada pelatih pengganti yang diumumkan.
Carlos Queiroz Hanya Sebentar Menjalani Masa Jabatan Kedua
Perpisahan ini terjadi kurang dari sebulan setelah Queiroz kembali ditunjuk menangani Ghana. Pelatih asal Portugal itu mulai kembali memimpin tim pada 2 September 2026, setelah sebelumnya bertugas bersama Ghana di Piala Dunia 2026.
Dengan demikian, masa jabatan kedua Queiroz berakhir setelah Ghana menjalani dua pertandingan awal Kualifikasi AFCON 2027. Rentetan hasil tersebut menjadi latar utama keputusan GFA dan Queiroz untuk mengakhiri kerja sama secara bersama-sama.
GFA tidak menyebutkan nama kandidat tertentu untuk menggantikan Queiroz. Asosiasi tersebut juga belum memaparkan siapa yang akan menangani tim dalam persiapan menuju pertandingan berikutnya. Karena itu, fokus terdekat Ghana adalah memastikan pengaturan teknis untuk agenda November.
Dua Kekalahan Membuat Ghana Memulai Kualifikasi Tanpa Poin
Hasil melawan Pantai Gading dan Gambia menempatkan Ghana dalam situasi sulit sejak awal kampanye. Kekalahan 0-2 dari Pantai Gading menjadi hasil pertama mereka di rangkaian kualifikasi, sebelum kekalahan 2-4 dari Gambia memperpanjang start negatif tersebut.
Ghana belum mendapatkan poin dari dua pertandingan itu. Catatan tersebut membuat setiap laga berikutnya memiliki arti penting dalam upaya memperbaiki posisi dan menjaga peluang pada Kualifikasi AFCON 2027.
Meski demikian, dua hasil awal itu merupakan fakta yang sudah terjadi dan tidak secara otomatis menentukan seluruh perjalanan Ghana dalam kualifikasi. Tim tersebut masih memiliki pertandingan lain, termasuk laga melawan Somalia yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Tantangan Ghana Menjelang Pertandingan November
Agenda melawan Somalia akan menjadi pertandingan berikutnya bagi Ghana setelah perubahan di posisi pelatih. Sampai GFA mengumumkan pengaturan teknis baru, belum diketahui siapa yang akan memimpin persiapan maupun mendampingi tim dalam pertandingan tersebut.
Situasi ini membuat GFA menghadapi dua pekerjaan penting. Pertama, asosiasi perlu menentukan struktur teknis untuk periode terdekat. Kedua, mereka harus menjalankan proses pencarian pelatih baru setelah Queiroz pergi.
GFA menyatakan bahwa informasi mengenai langkah selanjutnya akan disampaikan kemudian. Pernyataan itu berarti belum ada dasar untuk memastikan nama atau profil pelatih yang akan dipilih. Untuk saat ini, keputusan resmi yang tersedia hanya mencakup berakhirnya kerja sama dengan Queiroz dan rencana pengumuman teknis pada waktu berikutnya.
Perpisahan Terjadi Setelah Kembalinya Queiroz
Queiroz kembali menangani Ghana pada 2 September 2026, setelah sebelumnya memimpin tim tersebut di Piala Dunia 2026. Penunjukan itu membuka masa jabatan keduanya bersama tim nasional Ghana.
Namun, periode kedua tersebut berlangsung singkat. Kurang dari satu bulan setelah penunjukan, Ghana menjalani dua laga Kualifikasi AFCON 2027 dan gagal meraih kemenangan maupun hasil imbang. Kekalahan dari Pantai Gading dan Gambia kemudian diikuti keputusan untuk mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama pada 1 Oktober.
Urutan kejadian itu menjadi konteks penting dalam membaca keputusan GFA. Perpisahan bukan terjadi setelah rangkaian panjang pertandingan, melainkan setelah dua laga pembuka pada kompetisi kualifikasi. Tidak ada keterangan tambahan mengenai alasan lain di luar hasil tersebut dalam informasi resmi yang tersedia.
Belum Ada Kandidat Pengganti yang Diumumkan
Ghana kini memasuki fase transisi. GFA belum mengumumkan pelatih pengganti dan belum menyampaikan susunan teknis yang akan menjalankan persiapan tim. Asosiasi juga belum menyebutkan kandidat yang sedang dipertimbangkan.
Kondisi itu membuat pemberitaan mengenai nama-nama calon pelatih perlu dibedakan dari keputusan resmi. Sampai ada pengumuman GFA, informasi yang dapat dipastikan adalah Queiroz tidak lagi menjadi pelatih Ghana dan proses penentuan langkah berikutnya masih berlangsung.
Pengumuman mengenai pelatih baru nantinya akan menjadi bagian penting dari persiapan Ghana menghadapi kelanjutan kualifikasi. Namun, untuk saat ini, GFA hanya memastikan bahwa rincian teknis dan proses pencarian akan disampaikan kemudian.
Jadwal Berikutnya Ghana
Ghana dijadwalkan menghadapi Somalia pada November 2026 dalam rangkaian Kualifikasi AFCON 2027. Pertandingan tersebut akan menjadi agenda berikutnya setelah kekalahan dari Pantai Gading dan Gambia serta berakhirnya kerja sama dengan Queiroz.
Ghana memasuki pertandingan itu dengan catatan belum memiliki poin dari dua laga awal. Sementara itu, persiapan tim akan berlangsung di tengah proses pencarian pelatih baru dan penataan teknis yang masih menunggu pengumuman dari GFA.
Untuk sementara, perkembangan utama di kubu Ghana adalah perubahan di kursi pelatih. Carlos Queiroz telah berpisah dengan asosiasi melalui kesepakatan bersama pada 1 Oktober 2026, sedangkan arah baru tim nasional Ghana akan ditentukan melalui keputusan GFA berikutnya.






