Lensa BolaJay Idzes bersama dengan Sassuolo meraih kemenangan penting pada lanjutan pekan ke-14 Liga Italia Serie A setelah menundukkan Fiorentina dengan skor 3-1 di Mapae Stadium. Laga ini bukan hanya berarti tambahan 3 poin bagi Niroverdi, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi bek timnas Indonesia Jay Idzes yang tampil luar biasa dan mendapatkan serutan besar dari media Italia. Setelah sempat tertinggal lebih dulu lewat gol penalti Ronaldo Mandragora pada menit ke-9, Sassuolo menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit cepat melalui gol penyama kedudukan Christian Valpato di menit ke-14.

Keunggulan tuan rumah semakin kokoh menjelang akhir babak pertama melalui sudulan tarik Muharremovic pada menit ke-45 plus 1 sebelum Ismail Kone memastikan kemenangan lewat gol ketiga di menit ke-65 pada babak ke-2. Kemenangan 3-1 tersebut sekaligus menjadi bukti meningkatnya konsistensi Sassuolo di musim ini dalam menghadapi lawan-lawan kuat di serie A.  Dibalik keberhasilan Sassuolo mengamankan kemenangan tersebut, peran Jay Idzes sangat menonjol sebagai benteng utama di lini belakang. Bek berusia 25 tahun itu, bermain penuh sepanjang 90 menit tanpa tergantikan dan tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan setelah timnya sempat kebobolan di awal Laga.

Ia tercatat memenangi 4 duel krusial melawan striker Fiorentina tanpa terkalahkan, menjadi indikator nyata betapa efektifnya ia dalam memutus alur serangan lawan dan menjaga kedalaman pertahanan timnya tetap stabil. Penampilan Jay Idzes mendapatkan apresiasi luas dari media lokal Italia. Sassuolo News secara khusus menyoroti performa Bek berdarah Indonesia tersebut dan menyebutnya sebagai mimpi buruk bagi lindepan Fiorentina.

Media itu menilai bagaimana Jay Idzes mampu bertahan dengan sangat baik saat menghadapi dua penyerang utama Fiorentina yang memiliki karakteristik berbeda, Moeskin yang mengadalkan kecepatan dan kekuatan fisik serta Roberto Piccoli yang piawai dalam mencari ruang di kotak penalti. Tak hanya unggul dalam aspek bertahan, Jay Idzes juga menunjukkan peran penting dalam membangun serangan dari lini belakang. Dalam pertandingan ini, ia mencatatkan 21 percobaan umpan dengan 18 di antaranya berhasil mencapai sasaran.

Sebuah statistik yang menunjukkan tingkat akurasi tinggi untuk seorang Bek tengah. Kontribusi tersebut menandakan bahwa Jay Idzes tidak hanya bertugas sebagai penuntas serangan, tetapi juga menjadi penghubung penting dalam transisi permainan dari bertahan ke menyerang. Media Italia menilai penampilan kali ini sebagai peningkatan signifikan dibanding laga sebelumnya saat Sassuolo kalah 0-2 dari Como, di mana ia sempat dinilai kurang mendapatkan sorotan.

Melawan Fiorentina, Jay Idzes akan menembus penampilan tersebut dengan performa yang lebih matang dan meyakinkan. Kemenangan atas Fiorentina membawa dampak positif bagi posisi Sassuolo di kelas men sementara Serie A. Tambahan 3 poin, mengangkat mereka ke peringkat 8, menjaga peluang untuk terus bersaing di papan atas, dan mengincar zona kompetisi Eropa jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim. Di tengah ketatnya persaingan Liga Italia musim ini, hasil tersebut menjadi modal penting bagi Sassuolo untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Tantangan berat telah menanti, karena pada pekan selanjutnya mereka dijadwalkan bertanding ke markas AC Milan di Stadion San Siro pada 14 Desember 2025. Laga ini, diprediksi akan menjadi ujian berat bagi soliditas pertahanan Sassuolo, termasuk bagi Jay Idzes yang berpotensi kembali mendapatkan sorotan besar. Menariknya, performa gembilang Jay Idzes bersama dengan Sassuolo justru beriringan dengan munculnya rumor besar terkait masa depannya.

Bek kelahiran tahun 2000 itu, kini dikabarkan tengah didekati oleh raksasa seri AC Milan. Menurut laporan dari media Italia Europa Calcio, manajemen Rossoneri disebut telah melakukan kontak awal dengan agen Jay Idzes untuk membuka peluang transfer pada bursa musim dingin yang akan dibuka pada 1 Januari 2026. Ketertarikan ini muncul bukan tanpa alasan.

Mengingat Milan tengah membutuhkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan untuk menjaga stabilitas permainan mereka dalam perburuan gelar juara Liga Italia musim ini. Di bawah arahan Masimiliano Allegri, AC Milan mengandalkan formasi 3-4-3 yang menuntut kedalaman squad di lini belakang. Dalam skema ini, Allegri idealnya membutuhkan setidaknya 6 back tengah berkualitas agar rotasi berjalan optimal sepanjang musim yang padat.

Hingga kini, Milan masih bertumpu pada trio utama Matteo Gabbia, Vicaio Tomori, dan Strahinja Pavlovic sebagai palang pintu utama. Ketiganya tampil cukup solid, namun ketergantungan yang terlalu besar pada trio tersebut beresiko menimbulkan masalah jika salah satu harus absen karena cedera, akumulasi kartu, atau kelelahan fisik. Dalam konteks inilah, kehadiran pemain seperti Jay Idzes dinilai sangat dibutuhkan sebagai pelapis, sekaligus pesaing sehat demi menjaga intensitas persaingan internal squad.

Keunggulan lain yang membuat Jay Idzes menarik bagi AC Milan adalah fleksibilitasnya dalam bermain di berbagai posisi di garis pertahanan. Saat membela Venezia, Timnas Indonesia, hingga kini bersama Sassuolo, Jay Idzes dikenal sangat fasih bermain dalam skema 3 bek. Ia mampu dimainkan sebagai back tengah kanan, kiri maupun sentral tanpa kehilangan efektivitas.

Kemampuan adaptasi ini menjadi nilai plus besar dalam sistem Allegri yang menuntut back-backnya memiliki pemahaman taktik tinggi serta kemampuan distribusi bola yang baik. Dengan catatan 13 penampilan bersama dengan Sassuolo di seri A musim 2025-2026, Jay Idzes menunjukkan konsistensi yang membuat namanya semakin diperhitungkan di kancah sepak bola Italia. Dari sisi nilai transfer, perburuan Jay Idzes juga memiliki dimensi ekonomi yang menarik.

Ketika Sassuolo memboyongnya dari Venezia pada bursa transfer musim panas 2025, klub tersebut mengeluarkan dana sekitar 8 juta euro atau setara dengan 155 miliar rupiah. Jika AC Milan bergerak cepat pada Januari 2026, mereka diperkirakan hanya perlu mengeluarkan sekitar 10 juta euro atau sekitar 193 miliar rupiah untuk menebus sunk-back. Nilai tersebut dinilai masih sangat masuk akal untuk pemain berusia 25 tahun yang telah menunjukkan kualitasnya di level tertinggi seri A. Namun, jika Milan menunda hingga bursa transfer musim panas 2025, harga Jay Idzes diprediksi akan melonjak tajam seiring meningkatnya permintaan dan konsistensi performanya.

Laporan dari akun pemantau transfer at AC Milan Insight bahkan menyebut nilai pasarnya bisa menembus 20 juta euro atau sekitar 387 miliar rupiah pada pertengahan 2026. Ketertarikan AC Milan ini semakin menegaskan bahwa Jay Idzes bukan lagi sekedar pemain diaspora biasa di Eropa, melainkan telah berkembang menjadi bek berkualitas yang benar-benar diakui di kompetisi elit. Sejak resmi memperkuat timnas Indonesia, eksposur Jay Idzes meningkat tajam baik di kancah Asia maupun Eropa.

Iya, kini menjadi salah satu figur sentral di lini pertahanan squad Garuda, sekaligus simbol keberhasilan proses naturalisasi yang mendongkrak kualitas tim nasional. Jika transfer ke AC Milan benar-benar terwujud, Jay Idzes berpotensi mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain Indonesia yang memperkuat klub besar dengan tradisi juara di benua Eropa. Sebuah pencapaian prestisius yang akan menginspirasi generasi muda sepak bola nasional.

Namun hingga saat ini, masa depan Jay Idzes masih sepenuhnya berada di tangan Sassuolo. Klub tentu tidak ingin kehilangan salah satu pilar utama pertahanannya di tengah perjalanan musim yang masih panjang. Di sisi lain, peluang untuk bermain di klub sebesar AC Milan jelas menjadi tantangan besar dalam karir profesional siapapun.

Dengan performa yang terus menanjak, usia yang masih produktif, serta daya tarik komersial yang juga meningkat, Jay Idzes kini berada di persimpangan penting dalam perjalanan karirnya. Apakah ia akan mendarat di San Siro pada Januari 2026 atau memilih bertahan hingga akhir musim bersama Sassuolo? Semuanya masih menjadi teka-teki yang akan terus menghangatkan dinamika bursa transfer dan perjalanan Liga Italia musim ini.

lion mesdon
Desember 20, 2025
Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *