
Manchester United resmi mendatangkan Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion. Namun, keputusan tersebut justru memunculkan tanda tanya dari legenda Setan Merah, Dwight Yorke.
Manchester United kembali bergerak agresif di bursa transfer musim panas 2026. Klub yang kini ditangani Michael Carrick tersebut resmi mengumumkan kedatangan Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion pada 25 Agustus.
Baleba menandatangani kontrak hingga Juni 2031 dengan opsi perpanjangan selama satu tahun. Manchester United tidak mengungkapkan rincian finansial secara resmi, tetapi laporan media Inggris menyebut kesepakatan tersebut bernilai hingga £70 juta, dengan sekitar £65 juta sebagai pembayaran utama dan tambahan bonus yang dapat mencapai £5 juta.
Transfer tersebut menjadi bagian dari upaya Manchester United memperkuat sektor tengah. Baleba merupakan rekrutan gelandang ketiga klub pada musim panas ini setelah Andrey Santos dan Youri Tielemans. Total investasi United untuk lini tengah pun menjadi sangat besar.
Dwight Yorke Pertanyakan Keputusan Manchester United
Kedatangan Baleba seharusnya menjadi kabar positif bagi Manchester United. Namun, Dwight Yorke memiliki pandangan berbeda mengenai keputusan klub mengeluarkan dana besar untuk pemain asal Kamerun tersebut.
Seperti diberitakan Metro pada 26 Agustus 2026, Yorke mengaku bingung dengan keputusan Manchester United merekrut Baleba dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £65 juta. Reaksi tersebut menjadi sorotan karena Yorke merupakan salah satu mantan pemain penting dalam sejarah modern Manchester United.
Komentar Yorke tidak berarti Baleba dianggap pemain buruk. Persoalannya lebih kepada apakah investasi sebesar itu merupakan keputusan paling tepat untuk kebutuhan Manchester United saat ini.
Pertanyaan tersebut cukup relevan mengingat United telah menghabiskan dana besar untuk memperbaiki lini tengah pada musim panas ini.
Baleba Datang dengan Profil yang Dibutuhkan MU
Di sisi lain, terdapat alasan kuat mengapa Manchester United bersedia mengeluarkan uang besar untuk Baleba.
Pemain berusia 22 tahun tersebut merupakan gelandang bertahan yang memiliki kemampuan memenangkan duel, merebut bola, serta membawa bola ke area depan. Manchester United sendiri menggambarkan Baleba sebagai salah satu gelandang muda paling berbakat di Premier League.
Data performanya juga menunjukkan kontribusi defensif yang cukup menonjol.
Pada musim 2024/25, kombinasi tekel dan intersepsi Baleba berada di peringkat keenam tertinggi di antara gelandang Premier League. Ia juga berada di posisi keempat untuk progresi bola melalui carry per 90 menit. Pada musim berikutnya, ia tampil dalam 31 pertandingan Premier League bersama Brighton.
Profil tersebut membuat Baleba terlihat sesuai dengan kebutuhan United untuk mendapatkan gelandang yang mampu memberikan tenaga dan perlindungan di depan lini belakang.
Manchester United Sudah Lama Memantau Baleba
Transfer ini juga bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba.
Manchester United telah dikaitkan dengan Baleba sebelum kesepakatan akhirnya terwujud. Reuters melaporkan bahwa United sebelumnya sempat mempertimbangkan sang pemain, tetapi harga yang diminta Brighton ketika itu membuat transfer sulit direalisasikan.
Kini situasinya berubah. Manchester United akhirnya mendapatkan pemain tersebut dengan nilai yang lebih rendah dibandingkan valuasi Brighton sebelumnya.
Baleba sendiri menyambut kepindahannya dengan antusias. Dalam pernyataan yang dipublikasikan Manchester United, ia menyebut kesempatan bermain di Old Trafford sebagai sesuatu yang sangat spesial dan mengaku tidak sabar bekerja bersama Michael Carrick.
Transfer Mahal, Ekspektasi Besar
Kritik atau keraguan dari Yorke membuat transfer Baleba semakin menarik untuk diperhatikan.
Manchester United bukan hanya membeli pemain muda, tetapi juga menaruh ekspektasi besar kepada gelandang tersebut. Baleba datang ketika klub sedang berusaha membangun kembali komposisi lini tengah dan meningkatkan daya saing tim.
The Guardian mencatat bahwa kedatangan Baleba mengikuti transfer Andrey Santos dan Youri Tielemans. Kondisi tersebut menunjukkan betapa seriusnya Manchester United melakukan perombakan di sektor tengah.
Bagi Carrick, tantangannya sekarang adalah memastikan investasi tersebut menghasilkan peningkatan nyata di atas lapangan.
Baleba memiliki karakteristik yang bisa membantu United bermain lebih kuat dalam duel dan transisi. Namun, harga transfer yang tinggi otomatis membuat penampilannya akan mendapatkan perhatian besar sejak awal.
Yorke dan Sorotan terhadap Man United
Komentar Yorke juga mencerminkan perhatian yang lebih luas terhadap arah Manchester United di bawah Michael Carrick.
Sebagai mantan striker United yang pernah meraih treble pada 1999, Yorke memiliki pengalaman langsung mengenai standar yang harus dimiliki klub sebesar Manchester United. Karena itu, setiap komentarnya mengenai kebijakan klub mudah mendapatkan perhatian.
Kini pertanyaannya bukan lagi apakah Manchester United berhasil mendapatkan Baleba, karena transfer tersebut sudah resmi.
Pertanyaan yang lebih besar adalah apakah pemain asal Kamerun tersebut dapat membuktikan bahwa investasi besar yang dikeluarkan United memang sepadan.
Jika Baleba mampu menjadi pemain penting dalam sistem Carrick, keputusan transfer ini bisa terlihat sebagai bagian penting dari pembangunan kembali skuad. Namun, apabila performanya tidak sesuai ekspektasi, keraguan seperti yang disampaikan Yorke akan kembali menjadi bahan perdebatan.
Untuk saat ini, Manchester United telah mengambil keputusan. Baleba resmi menjadi bagian dari proyek baru di Old Trafford, sementara penilaian akhir terhadap transfer tersebut baru akan ditentukan oleh performanya di lapangan.






