
Jakarta – Nama Sabah FK tengah menjadi sorotan setelah klub asal Azerbaijan tersebut memastikan tempat di fase liga Liga Champions 2026/27. Bukan hanya karena statusnya sebagai debutan, Sabah FK juga langsung mendapat lawan-lawan besar seperti Barcelona, Arsenal, dan Manchester United.
Lantas, Sabah FK itu klub mana?
Sabah FK merupakan klub sepak bola asal Azerbaijan yang bermarkas di Masazir, wilayah yang berada di sekitar Baku. Klub ini relatif masih muda karena baru didirikan pada 2017.
Meski usianya belum genap satu dekade, Sabah FK berhasil membuat lompatan besar. Mereka menjadi juara Azerbaijan pada musim 2025/26 dan kemudian melewati rangkaian kualifikasi Liga Champions untuk memastikan tiket ke fase liga.
UEFA sendiri mencatat Sabah sebagai salah satu peserta Liga Champions 2026/27.
Sabah FK Bukan Klub dari Malaysia
Nama Sabah FK cukup mudah membuat pencinta sepak bola Indonesia keliru karena terdapat klub bernama Sabah FC di Malaysia.
Namun, Sabah FK yang tampil di Liga Champions 2026/27 adalah klub Azerbaijan. Markas mereka berada di Masazir dan kandangnya adalah Bank Respublika Arena.
Sabah FK berdiri pada 8 September 2017. Dalam waktu relatif singkat, klub berjuluk The Owls tersebut berhasil berkembang dari tim baru menjadi salah satu kekuatan penting di sepak bola Azerbaijan.
Pada musim 2025/26, Sabah FK bahkan menjuarai Azerbaijan Premier League untuk pertama kalinya. Gelar tersebut menjadi tiket mereka untuk tampil di kualifikasi Liga Champions.
Dari Klub Baru hingga Liga Champions
Perjalanan Sabah FK menuju Liga Champions menjadi salah satu cerita menarik pada musim 2026/27.
Klub yang baru berdiri pada 2017 itu harus melewati babak kualifikasi sebelum akhirnya mencapai fase liga.
Sabah memulai perjalanan dari ronde pertama kualifikasi. Mereka kemudian menyingkirkan The New Saints dari Wales, KuPS dari Finlandia, dan Aarhus/AGF dari Denmark sebelum menghadapi Hapoel Be’er Sheva di babak playoff.
Sabah akhirnya memastikan tiket ke fase liga setelah menang secara agregat atas Hapoel Be’er Sheva. Dalam perjalanan tersebut, mereka menunjukkan bahwa status sebagai klub muda tidak menghalangi mereka untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Keberhasilan itu membuat Sabah FK mencatat sejarah sebagai salah satu klub paling muda yang berhasil mencapai fase utama Liga Champions.
Valdas Dambrauskas, Sosok di Balik Kejutan Sabah FK
Kesuksesan Sabah FK tidak terlepas dari tangan pelatih Valdas Dambrauskas.
Pelatih asal Lithuania tersebut memiliki pengalaman menangani sejumlah klub Eropa dan sebelumnya telah meraih gelar di beberapa negara. Bersama Sabah, Dambrauskas berhasil menghentikan dominasi Qarabag di Azerbaijan dan membawa klubnya meraih gelar liga sekaligus tiket ke Liga Champions.
Dambrauskas kini menghadapi tantangan yang jauh lebih besar. Sabah bukan lagi hanya berusaha menjadi juara di Azerbaijan, tetapi harus menghadapi klub-klub elite Eropa dalam kompetisi paling bergengsi di benua tersebut.
Sabah FK Akan Hadapi Barcelona, Arsenal dan Manchester United
Hasil drawing fase liga Liga Champions 2026/27 membuat perjalanan Sabah FK semakin menarik.
Sabah mendapatkan sejumlah lawan besar, termasuk Barcelona, Arsenal, dan Manchester United.
Selain tiga klub tersebut, Sabah juga dijadwalkan menghadapi Villarreal, Viking, Borussia Dortmund, Napoli, dan Slavia Praha dalam fase liga. Drawing tersebut menempatkan Sabah dalam situasi yang unik: mereka merupakan debutan, tetapi langsung berhadapan dengan sejumlah nama terbesar di sepak bola Eropa.
Sabah akan memainkan delapan pertandingan pada fase liga, dengan empat pertandingan kandang dan empat pertandingan tandang. Format Liga Champions yang baru membuat setiap tim menghadapi delapan lawan berbeda.
Fase liga Liga Champions 2026/27 dijadwalkan dimulai pada 8 September 2026 dan berlangsung hingga Januari 2027.
Barcelona Jadi Salah Satu Lawan Sabah FK
Salah satu pertandingan yang paling menarik perhatian adalah pertemuan Sabah FK dengan Barcelona.
Sabah akan menghadapi Barcelona di Baku. Bagi klub yang baru berdiri pada 2017, kesempatan menjamu salah satu raksasa Eropa tentu menjadi momen bersejarah.
Pertandingan tersebut juga menggambarkan seberapa cepat perkembangan Sabah FK. Beberapa tahun lalu mereka masih berjuang membangun identitas di sepak bola Azerbaijan, sementara kini mereka akan berhadapan dengan klub-klub yang memiliki sejarah panjang di Liga Champions.
Bisa Sejauh Apa Sabah FK di Liga Champions?
Secara pengalaman dan kekuatan finansial, Sabah FK tentu berada di bawah sebagian besar lawannya.
Namun, perjalanan mereka menuju fase liga menunjukkan bahwa Sabah bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.
Mereka sudah melewati beberapa pertandingan kualifikasi dan mampu mengatasi tekanan dalam laga-laga penting. Faktor lain yang bisa menjadi modal adalah kepercayaan diri setelah menjadi juara Azerbaijan.
Format Liga Champions 2026/27 juga memberikan peluang bagi tim debutan untuk terus bersaing. Delapan tim terbaik fase liga akan langsung lolos ke babak 16 besar, sementara tim peringkat 9 hingga 24 harus melalui playoff untuk memperebutkan tiket ke fase gugur.
Karena itu, target realistis Sabah FK bukan sekadar menjadi pelengkap. Mereka berpeluang mengejar posisi yang memungkinkan mereka tetap bermain setelah fase liga, meskipun tantangannya sangat berat.
Profil Singkat Sabah FK
Nama: Sabah Futbol Klubu
Negara: Azerbaijan
Kota: Masazir
Berdiri: 2017
Stadion: Bank Respublika Arena
Pelatih: Valdas Dambrauskas
Gelar Azerbaijan Premier League: 1 kali, 2025/26
Kompetisi Eropa: Liga Champions 2026/27
Data klub dan partisipasi Sabah FK di Liga Champions 2026/27 juga tercatat di situs resmi UEFA.
Sabah FK, Debutan yang Langsung Diuji Raksasa Eropa
Sabah FK menjadi salah satu cerita paling menarik di Liga Champions 2026/27.
Didirikan pada 2017, klub Azerbaijan tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar sembilan tahun untuk mencapai fase liga kompetisi elite Eropa.
Kini tantangan sesungguhnya dimulai. Barcelona, Arsenal, Manchester United, Dortmund dan klub-klub besar lainnya sudah menanti.
Bagi Sabah FK, Liga Champions 2026/27 bukan hanya tentang mengejar kemenangan. Ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan nama mereka kepada publik sepak bola dunia sekaligus membuktikan bahwa klub muda dari Azerbaijan juga mampu bersaing di panggung terbesar Eropa.






