
Bruno Fernandes benar-benar memberikan jawaban di atas lapangan. Hanya beberapa hari setelah dinobatkan sebagai PFA Players’ Player of the Year 2025/26, kapten Manchester United tersebut langsung mencetak hat-trick untuk membawa Setan Merah menang 5-2 atas Ipswich Town di Old Trafford.
Bruno Fernandes sedang menikmati pekan yang luar biasa.
Setelah mendapatkan penghargaan individual bergengsi sebagai pemain terbaik pilihan sesama pesepak bola di Inggris, gelandang asal Portugal itu langsung menunjukkan mengapa dirinya layak menerima penghargaan tersebut.
Menghadapi Ipswich Town pada lanjutan Premier League 2026/27, Fernandes menjadi bintang utama kemenangan Manchester United. Ia mencetak tiga gol sekaligus memberikan satu assist dalam kemenangan 5-2 di Old Trafford.
Performa tersebut terasa semakin spesial karena Manchester United sempat berada dalam posisi tertinggal.
Bruno Fernandes Bawa MU Bangkit dari Ketertinggalan
Manchester United tidak memulai pertandingan dengan sempurna.
Ipswich Town justru mampu mencetak gol lebih dahulu melalui Leif Davis pada menit ke-29. Situasi tersebut membuat MU kembali berada di bawah tekanan setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-2 dari Hull City pada laga pembuka musim.
Namun, Bruno Fernandes kemudian muncul sebagai pembeda.
Menjelang akhir babak pertama, Fernandes melepaskan tembakan kaki kiri yang berhasil menjebol gawang Ipswich dan membuat kedudukan kembali imbang.
Gol tersebut menjadi awal dari pesta Manchester United.
Pada babak kedua, MU semakin menguasai pertandingan. Fernandes kemudian mencetak gol keduanya melalui titik penalti sebelum melengkapi hat-trick lewat penyelesaian dari jarak dekat.
Dalam rentang waktu singkat, kapten MU tersebut mengubah pertandingan sekaligus membawa timnya menjauh dari kejaran Ipswich.
Manchester United akhirnya menang 5-2. Selain tiga gol Fernandes, satu gol berasal dari bunuh diri Jacob Greaves, sedangkan Bryan Mbeumo ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Baru Raih PFA Player of the Year
Hat-trick Bruno Fernandes menjadi semakin menarik karena datang hanya beberapa hari setelah dirinya mendapatkan penghargaan PFA Players’ Player of the Year.
Fernandes dinobatkan sebagai pemain terbaik untuk musim 2025/26 setelah menjalani musim luar biasa bersama Manchester United.
Penghargaan tersebut diberikan setelah Fernandes mencatatkan 21 assist di Premier League, sebuah rekor baru untuk kompetisi tersebut. Ia melewati rekor sebelumnya yang dipegang Thierry Henry dan Kevin De Bruyne dengan 20 assist dalam satu musim.
Bukan hanya rajin memberikan assist, Fernandes juga mencetak sembilan gol di Premier League musim lalu.
Kontribusi tersebut membantu Manchester United bangkit dari awal musim yang buruk dan akhirnya finis di posisi ketiga sekaligus memastikan tiket kembali ke Liga Champions.
Dengan catatan tersebut, penghargaan PFA yang diterimanya bukanlah kejutan.
Namun, cara Fernandes menjawab penghargaan tersebut justru lebih menarik.
Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk membuktikan kualitasnya.
Dari Raja Assist Menjadi Mesin Gol
Selama beberapa musim terakhir, Bruno Fernandes dikenal sebagai salah satu kreator terbaik Manchester United.
Kemampuannya mengirim umpan terakhir, menciptakan peluang, mengambil bola mati, serta memberikan assist membuatnya menjadi pusat permainan MU.
Musim lalu bahkan menjadi bukti paling jelas.
Fernandes menghasilkan 21 assist dan memecahkan rekor Premier League. Kini, pada awal musim baru, ia langsung menunjukkan sisi lain dari permainannya.
Fernandes tidak hanya menciptakan gol. Ia juga mampu menjadi pencetak gol utama ketika Manchester United membutuhkannya.
Hat-trick melawan Ipswich merupakan hat-trick Premier League keduanya untuk Manchester United. Sebelumnya, ia pernah mencetak tiga gol dalam satu pertandingan Premier League ketika menghadapi Leeds United pada 2021. Reuters juga mencatat bahwa hat-trick terbaru tersebut merupakan hat-trick ketiganya bersama Manchester United di semua kompetisi.
Artinya, Fernandes sekarang memiliki kombinasi yang sangat berbahaya.
Ia bisa menjadi pemberi assist sekaligus penyelesai serangan.
Carrick Kembali Mendapatkan Versi Terbaik Fernandes
Performa Fernandes juga tidak bisa dilepaskan dari perubahan Manchester United di bawah Michael Carrick.
Sejak Carrick menangani tim, Fernandes berkembang menjadi pemain yang semakin sentral dalam permainan MU.
Musim lalu, kontribusinya menjadi salah satu faktor penting yang membantu Manchester United finis di posisi ketiga.
Pada laga melawan Ipswich, pengaruh Fernandes kembali terlihat.
Ia bukan hanya mencetak tiga gol. Sang kapten juga tetap terlibat dalam pembangunan serangan dan memberikan assist untuk gol Bryan Mbeumo.
Carrick pun memberikan pujian terhadap mentalitas dan pengaruh Fernandes setelah kemenangan tersebut. Reuters menyoroti kepemimpinan, etos kerja, dan pengaruh menyeluruh Fernandes sebagai bagian penting dari performanya.
Hat-trick yang Lebih dari Sekadar Tiga Gol
Jika hanya melihat skor akhir, Manchester United menang 5-2 atas Ipswich.
Namun, pertandingan tersebut sebenarnya memberikan pesan lebih besar.
MU sebelumnya mendapatkan hasil buruk pada pertandingan pembuka. Mereka kemudian kembali tertinggal ketika menghadapi Ipswich.
Dalam situasi seperti itu, seorang kapten dituntut mampu mengambil tanggung jawab.
Fernandes melakukannya.
Gol pertamanya mengembalikan MU ke pertandingan. Gol keduanya melalui penalti membuat United berbalik unggul, sementara gol ketiganya memastikan sang kapten mencatatkan hat-trick.
Dengan kata lain, Fernandes tidak sekadar mencetak tiga gol ketika tim sudah unggul.
Ia mencetak gol ketika Manchester United membutuhkan seseorang untuk mengubah pertandingan.
Pekan Sempurna Bruno Fernandes
Dalam waktu kurang dari satu pekan, Bruno Fernandes mendapatkan dua alasan besar untuk tersenyum.
Pertama, ia dinobatkan sebagai PFA Players’ Player of the Year 2025/26.
Kedua, ia langsung mencetak hat-trick dan membawa Manchester United meraih kemenangan pertama mereka di Premier League musim 2026/27.
Performa tersebut juga memperkuat status Fernandes sebagai pemain paling penting di skuad Manchester United.
Musim lalu ia menjadi raja assist dengan 21 assist.
Kini ia memulai musim baru dengan menjadi mesin gol.
Jika konsistensi tersebut terus berlanjut, Manchester United memiliki alasan untuk berharap lebih banyak dari sang kapten.
Karena Bruno Fernandes kini tidak lagi hanya menjadi pemain yang membuat rekan-rekannya mencetak gol.
Ketika Manchester United membutuhkan gol, dia juga siap menjadi orang pertama yang mencetaknya.






