julian alvarez di bangku cadangan

JAKARTA — Atlético Madrid gagal meraih kemenangan saat menjamu Villarreal pada pekan kedua LaLiga 2026/2027. Bermain di Riyadh Air Metropolitano, Minggu (23/8/2026), Los Colchoneros harus puas bermain imbang 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis.

Hasil tersebut dikonfirmasi oleh laman resmi LaLiga yang mencatat pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

Atlético Madrid sebenarnya lebih dulu membuka keunggulan melalui Marc Pubill pada menit ke-59. Bek kanan tersebut melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Villarreal.

Namun, keunggulan Atlético tidak bertahan lama. Villarreal mendapatkan penalti setelah insiden yang ditinjau VAR. Gerard Moreno kemudian menjalankan tugas sebagai eksekutor dan mengubah skor menjadi 1-1.

Situasi semakin sulit bagi Atlético setelah Robin Le Normand diganjar kartu merah pada menit ke-76 karena pelanggaran terhadap Georges Mikautadze. Villarreal kembali mendapatkan penalti dan Mikautadze sukses menjalankan tugasnya untuk membawa tim tamu berbalik unggul 2-1.

Bermain dengan 10 pemain, Atlético tidak menyerah. Giuliano Simeone menjadi penyelamat tuan rumah setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85 melalui serangan balik yang diawali Álex Baena.

Gol tersebut membuat Atlético terhindar dari kekalahan di kandang dan memastikan pertandingan berakhir 2-2.

Julián Alvarez Jadi Sorotan

Selain drama empat gol, perhatian besar tertuju kepada Julián Alvarez. Penyerang Argentina tersebut mendapat sambutan negatif dari sebagian suporter Atlético Madrid ketika masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66.

Menurut laporan Reuters, Alvarez mendapat cemoohan dan nyanyian yang mendesaknya untuk meninggalkan klub. Situasi tersebut berkaitan dengan spekulasi mengenai masa depannya di Atlético, termasuk laporan ketertarikan Barcelona.

Media Spanyol AS juga melaporkan bahwa Alvarez mendapat sorakan sejak pemanasan dan kembali mendapat reaksi negatif ketika terlibat dalam permainan. Setelah pertandingan berakhir, ia meninggalkan lapangan secara terpisah dari rekan-rekannya mengikuti arahan klub untuk menghindari kemungkinan insiden dengan suporter.

Alvarez sendiri masuk ketika pertandingan sudah berjalan lebih dari satu jam. Kehadirannya menjadi salah satu pusat perhatian di Metropolitano, tetapi kontribusinya belum mampu mengubah jalannya pertandingan.

Giuliano Simeone Selamatkan Atlético

Di tengah situasi sulit, Giuliano Simeone justru tampil sebagai pahlawan Atlético. Golnya pada menit ke-85 menjadi penentu hasil akhir pertandingan.

Gol tersebut semakin berarti karena Atlético sudah kehilangan Le Normand akibat kartu merah. Dengan hanya 10 pemain, tim asuhan Diego Simeone mampu mencetak gol penyeimbang dan mengamankan satu poin.

Hasil imbang ini membuat Atlético mengoleksi 4 poin dari dua pertandingan LaLiga. Sementara itu, Villarreal mengumpulkan 2 poin dari dua laga setelah kembali bermain imbang. Data klasemen ESPN mencatat Atlético berada di posisi ketiga dengan empat poin, sedangkan Villarreal mengoleksi dua poin.

Hasil Akhir Atlético Madrid vs Villarreal

Atlético Madrid 2-2 Villarreal

Pencetak gol:

  • Marc Pubill — Atlético Madrid
  • Gerard Moreno (penalti) — Villarreal
  • Georges Mikautadze (penalti) — Villarreal
  • Giuliano Simeone — Atlético Madrid

Pertandingan tersebut menjadi laga penuh drama bagi Atlético. Mereka sempat unggul, kemudian tertinggal setelah dua penalti Villarreal dan kartu merah Le Normand, sebelum akhirnya Giuliano Simeone menyelamatkan satu poin.

Namun, di luar skor pertandingan, situasi Julián Alvarez menjadi cerita lain yang tidak kalah menarik. Sambutan negatif dari sebagian suporter menunjukkan bahwa persoalan masa depan sang penyerang masih menjadi isu sensitif di Atlético Madrid.

lensabola
Agustus 24, 2026
Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *