calvin verdonk jadi pemain asia tenggara pertama di ucl

Calvin Verdonk kembali menjadi sorotan setelah membawa kariernya ke level yang semakin tinggi bersama LOSC Lille. Bek Timnas Indonesia itu kini berada di skuad Lille yang terdaftar di kompetisi UEFA, membuka peluang bagi sang pemain untuk mencatat sejarah baru di panggung Eropa.

Perjalanan Verdonk bersama Lille memang terus menarik perhatian publik Indonesia. Ketika resmi bergabung pada September 2025, LOSC secara langsung menyebut Verdonk sebagai pemain Indonesia pertama dalam sejarah Ligue 1 sekaligus pemain internasional dari negara Asia pertama yang bermain untuk klub tersebut.

Kini, namanya kembali dikaitkan dengan panggung Liga Champions setelah Lille mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi elite Eropa.

Calvin Verdonk dan Mimpi Tampil di Liga Champions

Musim baru menjadi kesempatan penting bagi Verdonk untuk kembali membuktikan kualitasnya.

Dalam daftar skuad Lille yang tercantum di UEFA, nama Calvin Verdonk masih berada di antara para pemain bertahan klub Prancis tersebut dengan nomor punggung 24.

Jika mendapatkan kesempatan bermain di Liga Champions, Verdonk berpeluang menciptakan catatan baru dalam kariernya sekaligus memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain Indonesia dengan perjalanan paling menarik di sepak bola Eropa.

Sebelumnya, Verdonk sudah merasakan kompetisi Eropa bersama Lille di UEFA Europa League. UEFA mencatat namanya dalam sejumlah pertandingan Lille, termasuk ketika menghadapi AS Roma dan SC Freiburg.

Artinya, pengalaman di level Eropa bukan sesuatu yang benar-benar baru bagi bek berusia 29 tahun tersebut.

Dari Pemain Indonesia Pertama di Ligue 1 hingga Panggung Eropa

Kepindahan Verdonk ke Lille pada 2025 menjadi salah satu lompatan terbesar dalam kariernya.

LOSC mengonfirmasi bahwa Verdonk menandatangani kontrak tiga tahun hingga 2028. Klub juga menyoroti kemampuannya bermain sebagai bek kiri maupun di posisi bek tengah.

Menariknya, Lille juga mengungkap bahwa Verdonk memiliki pengalaman hampir 257 pertandingan profesional ketika bergabung dengan klub.

Kehadirannya membuat sejarah sepak bola Indonesia kembali tercipta di Prancis.

Bukan hanya menjadi pemain Indonesia pertama di Ligue 1, Verdonk juga disebut LOSC sebagai pemain internasional dari negara Asia pertama dalam sejarah klub.

Bagaimana dengan Timnas Indonesia pada September?

Ini yang membuat kabar mengenai Verdonk dan Timnas Indonesia semakin menarik.

LOSC sebelumnya beberapa kali secara resmi mencantumkan Verdonk dalam daftar pemain yang mendapat panggilan untuk membela Indonesia pada agenda internasional. Pada Maret 2026, misalnya, situs resmi klub mencatat Verdonk masuk agenda Timnas Indonesia dalam FIFA Series.

Pada agenda internasional September 2025, LOSC juga mencantumkan Verdonk dalam daftar pemain yang memperkuat Indonesia menghadapi Chinese Taipei dan Lebanon.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Lille memang memiliki riwayat melepas Verdonk untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia pada periode internasional.

Namun, belum ada pernyataan resmi LOSC yang bisa dijadikan dasar bahwa klub sudah menjamin Verdonk akan dilepas untuk Asian Cup pada September 2026. Karena itu, status tersebut masih perlu menunggu pengumuman resmi dari klub, federasi, atau agenda pertandingan yang bersangkutan.

Syarat Utamanya: Kondisi Verdonk Harus Fit

Satu hal yang paling menentukan tentu kondisi fisik sang pemain.

Jika Verdonk berada dalam kondisi sehat dan masuk dalam rencana pelatih Timnas Indonesia, peluang untuk kembali memperkuat Garuda akan menjadi kabar positif bagi Indonesia.

LOSC sendiri masih memasukkan Verdonk dalam aktivitas tim pada pramusim 2026. Dalam laporan resmi pertandingan melawan OH Leuven pada 1 Agustus 2026, Verdonk tercatat tampil sebagai bagian dari lini pertahanan Lille.

Ini menjadi sinyal bahwa Verdonk masih berada dalam bagian penting dari persiapan skuad Lille menghadapi musim baru.

Satu Langkah Lagi Menuju Sejarah Baru

Perjalanan Calvin Verdonk memang belum selesai.

Dari pemain yang tumbuh di akademi Feyenoord, berkarier di Belanda dan Portugal, hingga akhirnya menjadi pemain Indonesia pertama di Ligue 1, karier Verdonk terus berkembang. LOSC bahkan menegaskan bahwa dirinya merupakan pemain internasional dari negara Asia pertama dalam sejarah klub.

Kini perhatian publik Indonesia tertuju pada satu hal: apakah Verdonk akan mendapatkan kesempatan tampil di Liga Champions bersama Lille dan kemudian kembali memperkuat Timnas Indonesia pada agenda internasional berikutnya?

Jika semuanya berjalan lancar dan kondisi fisiknya tetap prima, bukan tidak mungkin nama Calvin Verdonk kembali mencatat sejarah baru untuk sepak bola Indonesia.

Untuk saat ini, yang sudah terkonfirmasi adalah status Verdonk sebagai pemain Indonesia pertama di Ligue 1 dan pemain Asia pertama dalam sejarah LOSC. Sementara klaim sebagai pemain Asia Tenggara pertama yang tampil di Liga Champions serta kepastian izin Lille untuk agenda Indonesia pada September 2026 masih menunggu bukti dan pengumuman resmi.

lensabola
Agustus 12, 2026
Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *