
JAKARTA – Kabar duka datang dari sepak bola Indonesia. Pelatih senior Iwan Setiawan meninggal dunia pada Kamis, 3 September 2026, dalam usia 68 tahun.
Kabar meninggalnya Iwan Setiawan disampaikan oleh sesama pelatih, Rudy Eka Priyambada, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Kabar tersebut kemudian turut dikonfirmasi oleh sejumlah media dan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier sang pelatih.
Kepergian Iwan menjadi kehilangan besar bagi sepak bola nasional. Sosok yang dikenal memiliki karakter tegas dan gaya bicara blak-blakan tersebut telah menghabiskan puluhan tahun dalam dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Iwan Setiawan, dari Pemain hingga Pelatih
Iwan Setiawan lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 5 Juli 1958. Sebelum dikenal sebagai pelatih, ia terlebih dahulu menjalani karier sebagai pesepak bola.
Iwan pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk Pelita Jaya, Arseto Solo, dan Persija Jakarta. Ia juga memiliki pengalaman memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia hingga level senior.
Setelah mengakhiri karier sebagai pemain pada era 1990-an, Iwan kemudian beralih ke dunia kepelatihan. Ia tercatat memiliki lisensi kepelatihan profesional AFC dan kemudian menangani berbagai klub di Indonesia.
Pernah Tangani Persija hingga Persebaya
Nama Iwan Setiawan cukup lekat dengan sejumlah klub besar Indonesia. Dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih, ia pernah menangani Persija Jakarta, PSMS Medan, Borneo FC, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro hingga Sriwijaya FC.
Ia juga pernah dipercaya menangani tim nasional kelompok usia muda Indonesia.
Pengalamannya yang panjang membuat Iwan menjadi salah satu pelatih lokal yang cukup dikenal di sepak bola nasional. Karakter kepelatihannya yang kuat bahkan membuatnya mendapat julukan “Mourinho Indonesia” dari sejumlah pemberitaan.
Jejak Iwan Setiawan Bersama Borneo FC
Salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Iwan Setiawan terjadi ketika ia menangani Borneo FC.
Iwan tercatat membawa klub tersebut meraih gelar Indonesian Second Division pada musim 2013/14 dan promosi ke kasta teratas sepak bola Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam karier kepelatihannya dan semakin memperkuat reputasi Iwan sebagai pelatih yang mampu membangun tim di kompetisi sepak bola Indonesia.
Sriwijaya FC Jadi Klub Terakhir
Menjelang akhir kariernya, Iwan Setiawan masih aktif menangani klub profesional. Pada 2026, ia dipercaya menjadi pelatih Sriwijaya FC.
Data Transfermarkt mencatat Iwan ditunjuk sebagai pelatih Sriwijaya FC pada 10 Februari 2026.
Di Sriwijaya FC, Iwan tetap menjalankan perannya di tengah persaingan kompetisi yang ketat. Sebelum kabar duka datang pada September 2026, ia masih tercatat sebagai bagian dari tim kepelatihan klub tersebut.
Sepak Bola Indonesia Kehilangan Pelatih Berpengalaman
Meninggalnya Iwan Setiawan menutup perjalanan panjang seorang sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk sepak bola Indonesia.
Ia bukan hanya dikenal karena klub-klub yang pernah ditanganinya, tetapi juga karena karakter dan keberaniannya dalam menyampaikan pendapat. Bagi sejumlah pemain dan rekan sesama pelatih, Iwan merupakan sosok yang memberikan pengalaman serta pengaruh dalam perjalanan karier mereka.
Kini, sepak bola Indonesia kehilangan salah satu pelatih senior yang telah melewati berbagai era kompetisi nasional.
Selamat jalan, Iwan Setiawan. Dedikasi dan jejak panjangmu di sepak bola Indonesia akan selalu dikenang.






