
Prancis vs Belgia 4-1 menjadi hasil penting pada matchday UEFA Nations League 2026/2027. Bermain di Stade de France, Saint-Denis, Senin, 5 Oktober 2026, Les Bleus sempat tertinggal lebih dahulu sebelum membalikkan keadaan lewat ledakan empat gol pada 13 menit terakhir pertandingan.
Michael Olise tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol untuk Prancis. Désiré Doué juga berperan dalam kebangkitan tim tuan rumah, yang akhirnya mengamankan kemenangan besar atas Belgia di Grup A1. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang awal tak terkalahkan Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis.
Belgia Sempat Mengendalikan Pertandingan
Belgia memulai laga dengan keunggulan lebih dahulu. Situasi itu membuat Prancis harus mengejar skor dalam pertandingan yang berlangsung di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, ketertinggalan tersebut tidak membuat Les Bleus kehilangan arah secara keseluruhan.
Prancis terus mencari cara untuk mengubah jalannya pertandingan. Momentum baru benar-benar terlihat pada fase akhir laga. Setelah Belgia mampu mempertahankan keunggulan dalam sebagian besar pertandingan, tekanan Prancis akhirnya menghasilkan rangkaian gol yang menentukan.
Perubahan tersebut menjadi inti dari kemenangan Prancis. Laga yang sebelumnya berjalan dalam kendali Belgia berubah cepat pada 13 menit terakhir. Empat gol yang tercipta dalam periode singkat itu membuat Prancis bukan hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga menutup pertandingan dengan skor meyakinkan 4-1.
Empat Gol pada 13 Menit Terakhir
Comeback Prancis menunjukkan pentingnya konsentrasi hingga peluit akhir. Tertinggal lebih dahulu, tim asuhan Zidane tetap menjaga tekanan sampai menemukan celah di pertahanan Belgia. Begitu gol pertama dalam rangkaian kebangkitan tercipta, momentum pertandingan beralih sepenuhnya kepada tuan rumah.
Michael Olise menjadi figur paling menonjol dalam fase tersebut. Dua golnya memberi kontribusi langsung terhadap perubahan skor dan mempertegas perannya sebagai pemain yang mampu menentukan pertandingan. Ketajaman Olise datang pada waktu yang sangat penting ketika Prancis membutuhkan penyelesaian akhir setelah berulang kali mengejar momentum.
Désiré Doué juga menjadi salah satu pemain yang berperan dalam kebangkitan Prancis. Kontribusinya membantu menjaga intensitas serangan Les Bleus ketika pertandingan memasuki fase penentuan. Bersama Olise, Doué ikut mengubah tekanan Prancis menjadi keunggulan yang tidak lagi mampu dikejar Belgia.
Peran Pemain Pengganti dalam Perubahan Momentum
Salah satu catatan penting dari pertandingan ini adalah dampak pemain pengganti. Perubahan yang dilakukan Prancis memberi energi tambahan ketika laga memasuki periode akhir. Kehadiran tenaga baru membantu tim meningkatkan tekanan dan menjaga tempo serangan saat Belgia mulai kesulitan mempertahankan keunggulannya.
Dalam pertandingan dengan jarak skor yang tipis, pemain pengganti sering kali memiliki peran penting untuk mengubah ritme. Hal itu terlihat pada laga Prancis kontra Belgia. Les Bleus mampu mempertahankan dorongan ofensif hingga empat gol tercipta dalam 13 menit terakhir, sebuah fase yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Kontribusi dari bangku cadangan juga memperlihatkan kedalaman skuad Prancis. Tim tidak hanya bergantung pada pemain yang memulai pertandingan, tetapi mampu mendapatkan pengaruh positif dari perubahan yang dilakukan sepanjang laga. Faktor tersebut menjadi bekal penting bagi perjalanan Prancis di Nations League 2026/2027.
Olise Menjadi Pembeda bagi Les Bleus
Performa Michael Olise menempatkannya sebagai pusat perhatian setelah kemenangan atas Belgia. Dua gol yang dicetaknya menjadi bagian utama dari comeback Prancis. Di tengah pertandingan yang sempat berjalan tidak sesuai harapan tuan rumah, penyelesaian Olise membantu mengembalikan kepercayaan diri tim.
Peran Olise juga menunjukkan bahwa pertandingan dapat berubah melalui momen-momen individual. Prancis memang membangun tekanan sebagai sebuah tim, tetapi dua gol dari Olise memberi dampak langsung terhadap skor. Setelah unggul, Les Bleus memiliki ruang dan keyakinan lebih besar untuk menyelesaikan laga dengan kemenangan telak.
Bagi Prancis, penampilan seperti ini penting untuk membangun persaingan internal di skuad. Pemain yang mampu tampil menentukan dalam pertandingan besar akan menambah pilihan bagi tim pelatih. Pada laga melawan Belgia, Olise memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mencetak dua gol.
Start Zidane Tetap Tak Terkalahkan
Kemenangan atas Belgia memperpanjang start tak terkalahkan Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis. Hasil ini menjadi tambahan positif dalam periode awal kepemimpinannya, terutama karena kemenangan diraih setelah tim sempat berada dalam posisi tertinggal.
Comeback tersebut memberi gambaran mengenai respons Prancis di bawah Zidane. Tim tidak berhenti bermain setelah Belgia mencetak gol pembuka. Sebaliknya, Les Bleus terus berusaha mengubah keadaan dan menemukan solusi pada fase akhir pertandingan.
Meski kemenangan ini tidak menghapus kebutuhan untuk mengevaluasi jalannya pertandingan, skor 4-1 memberi dorongan besar bagi perjalanan Zidane. Prancis dapat mengambil pelajaran dari cara mereka mengelola tekanan, memanfaatkan pemain pengganti, dan menjaga intensitas sampai akhir.
Dampak bagi Persaingan Grup A1
Laga di Stade de France tersebut merupakan bagian dari Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027. Tambahan kemenangan atas Belgia memperkuat posisi Prancis dalam persaingan grup dan menjaga laju positif mereka di kompetisi.
Hasil ini juga penting karena diraih melawan Belgia, salah satu lawan utama dalam persaingan Grup A1. Kemenangan dengan selisih tiga gol dapat menjadi modal psikologis bagi Prancis untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Namun, perjalanan di Nations League masih berlanjut sehingga Les Bleus tetap perlu menjaga konsistensi.
Prancis kini memiliki alasan untuk percaya diri setelah mampu mengubah ketertinggalan menjadi kemenangan meyakinkan. Fokus berikutnya adalah mempertahankan performa, mengelola momentum, dan memastikan hasil pada laga-laga selanjutnya tetap mendukung ambisi mereka di Nations League 2026/2027.
Kesimpulan
Prancis vs Belgia 4-1 menjadi pertandingan yang ditentukan oleh perubahan momentum pada fase akhir. Belgia sempat memimpin, tetapi Prancis mencetak empat gol dalam 13 menit terakhir. Michael Olise menyumbang dua gol, Désiré Doué turut berperan, dan pemain pengganti memberi energi tambahan bagi kebangkitan tuan rumah.
Kemenangan pada 5 Oktober 2026 di Stade de France memperpanjang start tak terkalahkan Zidane sekaligus memperkuat posisi Prancis di Grup A1. Bagi Les Bleus, comeback ini menjadi modal penting untuk melanjutkan perjalanan di UEFA Nations League 2026/2027.






