trossard ditampar pemain alanyaspor

JAKARTA — Leandro Trossard menjadi sorotan setelah laga Alanyaspor vs Beşiktaş pada pekan kedua Liga Turki 2026/2027. Bukan hanya karena kekalahan timnya, winger asal Belgia itu juga mempersoalkan sebuah insiden yang terjadi di awal pertandingan.

Beşiktaş harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Alanyaspor di GAIN Park Stadium, Minggu (23/8/2026). Gol tunggal tuan rumah dicetak Nuno Lima pada menit ke-73 melalui sundulan yang memastikan Alanyaspor meraih kemenangan perdana mereka musim ini.

Namun, perhatian Trossard justru tertuju pada insiden yang terjadi sekitar menit kedelapan. Dalam sebuah duel dengan pemain Alanyaspor, tangan Fidan Aliti mengenai area wajah Trossard.

Beberapa laporan menyebut momen tersebut kemudian memicu perdebatan karena wasit tidak memberikan kartu merah. Beşiktaş pun merasa keputusan tersebut layak dipertanyakan.

Trossard: Seharusnya Kartu Merah

Setelah pertandingan, Trossard memberikan pandangannya mengenai insiden tersebut. Ia menilai VAR seharusnya membuat keputusan berbeda setelah melihat tayangan ulang.

Trossard menyebut kontak tersebut sebagai sebuah tamparan dan menganggap pelanggaran itu pantas mendapatkan kartu merah.

Menurut laporan pascalaga, pemain Belgia tersebut mengatakan bahwa keputusan seharusnya berubah setelah VAR melakukan pemeriksaan.

Pernyataan itu membuat insiden Trossard menjadi salah satu pembahasan utama setelah pertandingan. Apalagi Beşiktaş akhirnya harus menerima kekalahan tipis di markas Alanyaspor.

Beşiktaş Sempat Cetak Gol, tetapi Dianulir

Kekalahan Beşiktaş semakin terasa mengecewakan karena mereka sempat mencetak gol pada babak pertama.

Pada menit ke-19, Oh Hyeon-gyu berhasil menyundul umpan silang Trossard hingga bola masuk ke gawang Alanyaspor. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah wasit menilai Oh melakukan pelanggaran berupa tarikan terhadap pemain lawan sebelum sundulan.

Situasi tersebut membuat Beşiktaş gagal memanfaatkan peluang untuk membuka keunggulan.

Trossard sendiri masih memberikan ancaman selama pertandingan. Data pertandingan mencatat dirinya sempat melepaskan tembakan pada menit ke-39, tetapi upaya tersebut berhasil diblok.

Nuno Lima Jadi Pembeda

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Alanyaspor akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-73.

Nuno Lima menjadi pencetak gol kemenangan melalui sundulan yang tidak mampu dihentikan pertahanan Beşiktaş. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan ketat.

Beşiktaş kemudian berusaha mencari gol penyama kedudukan, tetapi hingga peluit akhir berbunyi skor tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Beşiktaş di kompetisi Liga Turki musim 2026/2027.

Fokus Beralih ke Keputusan Wasit

Bagi Trossard, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang mengecewakan. Ia juga merasa keputusan wasit dalam insiden yang melibatkannya seharusnya dapat berbeda setelah adanya VAR.

Meski demikian, secara faktual insiden tersebut lebih tepat disebut sebagai klaim Trossard bahwa dirinya ditampar, bukan sebagai fakta bahwa pemain Alanyaspor secara resmi dinyatakan melakukan penamparan yang berujung kartu merah.

Beşiktaş pada akhirnya tidak mendapatkan kartu merah untuk insiden tersebut dan harus menerima kekalahan 0-1.

Kekalahan itu membuat perhatian setelah pertandingan terbagi dua: gol Nuno Lima yang memastikan kemenangan Alanyaspor dan kontroversi insiden Trossard yang menurut sang pemain seharusnya berakhir dengan kartu merah.

lensabola
Agustus 24, 2026
Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *